Tak Ada Lagi Senyuman dari Sang Legenda di Lapangan Hijau

Berita bola – Legenda. Mungkin itu adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan sosok Ronaldo de Assis Moreira. Jika ada satu kata yang lebih tinggi tingkatannya dari ‘Legenda’ mungkin itu bisa disematkan untuk Ronaldinho.

Rekan satu tim, lawan, pelatih, bahkan legenda-legenda sepak bola dunia lainnya hampir semua tak ada yang meragukan kualitas seorang Ronaldinho. Cara menggiring bola, melepaskan umpan, mencetak gol, mengelabui lawan, hampir semua apa yang Ronaldinho lakukan dilapangan membuat semua pencinta sepak bola kagum.

Tapi ada hal paling istimewa, dimana (mungkin) hanya Ronaldinho seorang lah yang bisa melakukannya. Ronaldinho yang selalu tersenyum dan Ronaldinho yang tak memiliki haters.

“Anda tersenyum karena sepak bola adalah hal yang menyenangkan. Mengapa Anda harus serius? Tujuan Anda adalah untuk menyebarkan kebahagiaan,” ujar Ronaldinho soal dirinya yang selalu terlihat tersenyum, bahkan saat menjalani pertandingan.

Ronaldinho memang sangat menikmati setiap pertandingan yang dia jalani. Mulutnya seolah tak berhenti tersenyum, bahkan ketika dia mendapat tackle dari lawannya saat bertanding. Pernah satu kali di sebuah laga pramusim antara AC Milan dan Inter Milan, wasit memberikan kartu merah untuk Ronaldinho – yang langsung dikoreksi oleh sang wasit – tapi dia malah tersenyum.

Senyum yang selalu keluar dari mulut Ronaldinho mungkin juga jadi salah satu cara ampuh pemain asal Brasil tersebut membungkam Real Madrid. Bukan cuma di beberapa pertandingan El Clasico, tetapi jelang kepindahan Ronaldinho ke Barcelona dari Paris Saint-Germain.

Ketika itu pihak Real Madrid dikabarkan juga berminat untuk merekrut Ronaldinho. Akan tetapi keinginan tersebut kalah dengan pertimbangan komersil. El Real ketika itu menyebut Ronaldinho terlalu jelek dan bisa berimbas dengan citra klub asal Ibukota Spanyol tersebut. Akhirnya, Real Madrid merekrut David Beckham dari Manchester United.

Selain soal senyuman, Ronaldinho menjadi salah satu pemain yang mungkin tak punya pembenci alias haters. Hampir semua orang yang berkomentar soal Ronaldinho, pasti memujinya. Bahkan salah satu ikon Real Madrid, Iker Casillas. “Saya dipaksa menderita oleh Ronaldinho. Tapi sebagai pencinta sepak bola, saya sangat menikmati permainannya,” kata Casillas.

Bukan cuma pemain Real Madrid, fans El Real pun tak ragu untuk memuji kualitas Ronaldinho. Salah satu bukti nyatanya terjadi ketika Ronaldinho dan Barcelona tampil begitu memikat saat laga El Clasico di Santiago Bernabeu. Ketika itu pertandingan pekan ke-12 La Liga di musim 2005-06. Usai mencetak gol kedua di malam itu, atau yang ketiga bagi Barcelona, Madridista tak ragu memberikan standing ovation!

Kini sang legenda tersebut telah resmi mengakhiri karier fenomenalnya di dunia sepak bola. Secara gelar, Ronaldinho menjadi satu dari sekian banyak pemain yang bisa dikatakan memiliki gelar yang lengkap. Piala Dunia, Liga Champions, sampai Ballon d’Or pernah diraih pria yang memulai kariernya bersama Gremio tersebut.

Senyum Puas Ronaldinho

Kita tak akan lagi melihat seorang gelandang serang yang selalu menebar senyum ketika bermain. Kita tak akan lagi melihat umpan-umpan brilian, yang kadang dilakukan tanpa melihat rekannya. Kita tak akan lagi melihat sentuhan-sentuhan ajaib dalam mengontrol bola.

Dan satu yang pasti, tak akan ada pemain yang bisa menjadi the next Ronaldo de Assis Moreira.